Friday, May 07, 2004

KEMANA DIHABISKANNYA WAKTU



Pertemuan dengan para saudari pagi itu melahirkan kesadaran baru. Yang membuatku malu sekaligus bersyukur, bahwa aku masih diberikanNya kesempatan untuk memperbaiki diri, untuk jalani hidup lebih berarti. Sebuah rutinitas sederhana, namun efeknya luar biasa. Mengigat kembali kalam-kalam Illahi bersama saudari yang sabar membenahi jika ada kata yang salah dibaca, atau tanda-tanda bacaan yang salah diucapkan. Pagi itu hanya sebagian kecil saja dari firmanNya, yang kami harus ingat kembali.

Seorang saudari melafalkan ayat-ayat itu, fasih, bahkan kadang ia ingat artinya. Begitu pula saudari-saudari yang lain, bergantian, mereka ucapkan ayat-ayat suci itu, saling membenahi, saling mengkoreksi, jangan sampai ada yang salah, karena bisa mengubah keseluruhan artinya. Lalu tiba giliranku, seorang saudari siap dengan Al-Qur'an ditangan, siap mendengarkan. Satu demi satu, pelan-pelan, ayat itu berhasil diucapkan, hingga sampai ayat ke 15, tenggorokanku tercekat, tak kuingat sama sekali bunyinya.

Lalu memoriku terbang saat kemarin malam, kuhabiskan waktu sebanyak 30 menit untuk menonton Fear Factor di TV. Lalu kuteringat akan tayangan terbaru di TV7, yang katanya pemenang Emmy Award, Six Feet Under, kuhabiskan setengah jam menontonnya. Lalu saat kuhabiskan malam menonton satu variety show ke variety show berikutnya. Berjam-jam waktu berharga terbuang percuma, padahal waktu itu bisa dipakai untuk mengingat firmanNya. Dimana kesadaranku sebagai seorang muslimah yang katanya lebih mencintaiNya dibandingkan hal segala.

Tiba-tiba terdengar suara lembut membacakan sebaris ayat yang aku lupa. Sang saudari membantuku. Ia tidak mencela, hanya pandangannya yang teduh seakan mengingatkan, agar waktu lebih bijaksana digunakan.

(Berapa banyak firmanNya yang sudah kita ingat hingga detik ini?)

No comments: